Postingan

Umat Iqro

Gambar
Beberapa hari ini, aku jadi mulai sering kembali menggunakan kereta listrik atau biasa dikenal dengan KRL. Hal itu aku lakukan karena memang naik KRL itu selain efisien waktu dan uang, juga bisa menghindari dari macetnya ibu kota. Salah satu nikmat aku merantau dan keluar dari kampung halaman adalah bisa merasakan perjalanan menggunakan kereta. Karena di Jambi belum ada kereta yang bisa digunakan sampai saat ini. Di Sumatra hanya di beberapa tempat saja yang ada keretanya. Seperti di Medan dan beberapa daerah lainnya. Semenjak saya beli sepeda motor di tahun 2017, saya sudah mulai jarang memakai KRL. Padahal sebelumnya sering sekali saya naik KRL. Bolak balik Bogor dan juga Tambun. Terlebih lagi ketika itu ikut tes seleksi LIPIA Jakarta. Saya sering sekali bolak balik naik KRL. Naik kereta menurut saya salah satu alternatif yang menjanjikan. Selain beberapa sebab yang sudah saya sebutkan di atas, dengan naik KRL sebenarnya kita bisa lebih produktif untuk membaca. Tapi sayan...

Sakit Itu Nikmat

Gambar
Sakit itu adalah sunnatullah. Semua orang pasti pernah merasakan sakit. Minimal sekali sakit hati lah. Kebetulan sekali hari ini saya sedang tidak enak badan, karena kemarin kehujanan waktu pergi ke Caringin naik motor dan waktu pulang dari kampus. Saya termasuk orang yang nggak bisa capek. Biasanya kalo capek sedikit badan langsung ngedrop. Makanya setiap hari saya harus minum madu hutan yang langsung dikirim dari Jambi. Setiap nelpon juga ayah pasti selalu ngingetin buat jaga kesehatan. Karena memang kesehatan itu modal utama kita untuk beribadah, bekerja dan melakukan hal-hal baik lainnya. Saya dulu sempat berpikir bahwa sakit itu adalah musibah. Tapi setelah saya belajar dan tafakkur, ternyata sebenarnya sakit itu adalah nikmat yang Allah berikan jika kita memiliki pandangan alam yang benar dan berdasarkan perspektif yang telah Islam ajarkan. Tentunya kita semua sudah tahu bahwa Allah tidak akan pernah menciptakan sesuatu itu dengan sia-sia. Begitu juga sakit. Pasti ada rahasia All...

Hamka Berbicara Pluralisme

Gambar
Konsep Tuhan dan Pluralisme agama yang seperti inilah yang sebenarnya berusaha membuat konsep baru. Memaksa setiap agama yang telah memilki konsep ketuhanan masing-masing terpaksa harus membenarkan konsep ketuhanan agama lain. Kaum pluralis mengatakan bahwa banyak jalan untuk mencapai Tuhan. Mereka beranggapan dengan konsep pluralisme ini akan terwujudnya persatuan. Akan tetapi justru sebaliknya, konsep ini akan menghancurkan seluruh tatanan konsep ketuhanan agama-agama yang ada. Sebagai contoh jika konsep ini diterapkan dalam perayaan hari besar bersama. Sebagaimana yang dikatakan Buya Hamka yang saya kutip dari catatan akhir pekan Dr. Adian Husain. Salah satu tulisan Buya Hamka yang berjudul: “Toleransi, Sekulerisme, atau Sinkretisme.”  Di situ, Prof. Hamka menyebut kan tradisi perayaan Hari Besar Agama Bersama bukan menyuburkan kerukunan umat beragama atau toleransi, tetapi akan menyuburkan kemunafikan. Pada  akhir tahun 1960-an, Hamka memberikan komentar men...

Mengenal Paham Pluralisme

Gambar
(Sambungan tulisan sebelumnya) Paham yang coba disampaikan Gunrom (Singkatan Guntur Romli) dalam cuitannya jika ditelaah lebih dalam lagi mengandung paham pluralisme. Secara sederhana Dr. Adian Husaini menjelaskan bahwa paham ini adalah paham yang membenarkan keyakinan-keyakinan agama lain. Paham yang menganggap semua agama itu sama saja, semua mengajarkan kebaikan, tujuannya sama , sama-sama ingin masuk surga, dan larangan memandang agama lain dengan kacamata agama kita sendiri. Jelas paham ini bukanlah paham yang lahir dari islam. karena ia lahir dari pengalaman beragama masyarakat Eropa pada abad ke-18. Menurut Anis Malik Toha, sebagaiman yang dikutip oleh Syahrudin Hidayat dalam Jurnal Islamia 14 Januari 2010. Ia mengatakan bahwa Paham ini memiliki misi untuk mereformasi pemikiran beragama. Mereka selalu berorientasi pada superioritas akal (rasionalisme) dan pembebasan akal dari kungkungan-kungkungan agama. Salah satu tokoh pluralis yang sering dijadikan rujukan...

Perang Pemikiran di Twitter

Gambar
Beberapa tahun belakangan ini perang pemikiran semakin masif dilakukan musuh-musuh islam melalui modus media sosial, salah satunya ialah dengan twitter.  Banyak tokoh-tokoh nasional bahkan internasional yang menggunakan twitter sebagai tempat menuangkan pikiran-pikiran dan isi kepala mereka. Meraka berusaha mengajak para pengikutnya untuk memiliki pemahaman yang sama dengan mereka. Banyak cuitan positif yang ada di twitter dan tidak sedikit pula cuitan negatif yang merusak aqidah umat islam.             Salah satu cuitan yang merusak keyakinan dengan dalih toleransi beragama ialah cuitan yang ditulis oleh Guntur Romli. Seorang pemikir liberal dan aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL). Ia termasuk pengguna twitter yang aktif. Terbukti sampai hari ini 12 Maret 2019 ia telah melakukan 105k cuitan baik cuitan sendiri maupun retweet dari orang lain. Ia pun memiliki follower yang tidak bisa dibilang sedikit, terhitung...

Sekolah Pemikiran Islam

Gambar
Perang pemikiran atau Ghazwul fikri bukanlah merupakan hal yang baru saja muncul kemaren sore. Bahkan sebelum manusia diturunkan ke muka bumi ini, perang pemikiran telah dikumandangkan. Ini merupakan fenomena umum yang sejak lama telah terjadi. Perang ini akan terus berlangsung sampai umat islam ini benar-benar meninggalkan agama mereka. Sebagaimana Allah katakan : ”Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)". dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (Al-Baqarah: 120)         Permasalahan yang dihadapi saat ini ialah banyaknya umat islam yang belum sadar bahwa mereka sedang diperangi. Mereka mengira bahwasanya saat ini aman-aman saja. Padahal musuh sudah gencar melakukan berbagai macam serangan untuk mengalahkan umat ...

Cinta dalam diam

Gambar
Tulisan ini lanjutan dari ceritaku sebelumnya terkait sepakbola dan olahraga. Di pesantren As-Salam aku juga pernah ikut ekskul sepak bola. Nama ekskulnya PERSAS (Persatuan Sepakbola Santri As-Salam). Alhamdulillah aku masuk tim inti. Beberapa kali juga ikut turnamen, tapi ngga ada yang juara. Menurutku memang latihan kami kurang efektif dan pelatihnya juga kurang berpengalaman. Karena dari turun temurun yang melatih selalu kakak tingkat yang dianggap jago main bolanya. Padahal tidak semua yang jago main bola, jago juga jadi pelatih.  Ada yang jago main tapi waktu ngelatih ngga terlalu jago seperti Thierry Henry. Ada juga yang mainnya ngga jago-jago amat tapi pas jadi pelatih dia jago, seperti Jurgen Klopp. Ada yang jago main dan juga jago pelatih seperti Zidane dan itu sangat jarang sekali. Yahh begitulah kehidupan, sulit mencari yang sempurna. Sesulit mencari pasangan hidup. #ehhh. Seingatku, tidak ada prestasiku yang bisa kubanggakan dalam bermain bola kecuali ketika...