Postingan

Bertemu Tuan Guru

Gambar
Dulu, setamat dari MA saya termasuk dari sekian banyak orang yang ingin sekali untuk melanjutkan kuliah agama di Timur Tengah. Tapi takdir berkata lain, Allah belum izinkan saya buat berangkat. Sempat kecewa, sempat marah, sempat juga suudzon sama takdir yang telah ditetapkan. Tapi saya mencoba untuk ridho dan husnudzon untuk menjalaninya. Mungkin salah satu hikmah dari ridho dan husnudzon yang bisa saya dapatkan saat ini adalah bisa bertemu dengan sosok guru-guru yang berilmu, beradab dan bersanad. Ditambah lagi dikumpulkan dengan orang² baik, para pecinta ilmu dan ulama. Ini salah satu nikmat besar yang saya syukuri hingga hari ini. Karena begitu banyak para penuntut ilmu yang sampai sekarang belum menemukan guru kehidupannya, baik dari segi spiritual, intelektual maupun moral. Akhirnya tanpa bimbingan guru yang benar, semakin banyak ilmu yg ia pelajari bukan semakin mendekatkan dirinya kepada ketaatan. Justru seringkali malah menjauhkan dirinya dari yang Maha dekat dan t...

Isra Mi’raj Pristiwa yang Masuk Akal!

Gambar
  Oleh: Muhammad Ericson Ziad (Direktur Shoul Lin al-Islami)   Di dalam salah satu risalah kecil berjudul “Isra dan Mi’raj Ditinjau dari Sudut Perjuangan” (1949) karangan seorang ulama modernis asal Betawi, Mualim Md. Ali Alhamidy Matraman, dikutip suatu cerita dari seorang guru besar tentang pristiwa Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW. yang dianggap oleh sebagian orang sebagai pristiwa yang ganjil dan tidak masuk akal. Melalui cerita ini, Alhamidy ingin menyadarkan bahwa pristiwa tersebut masuk akal dan sangat mungkin terjadi. Guru besar tersebut berkata:   “Saya pernah pergi ke suatu tempat. Jauhnya dari rumah saya kira-kira 60 kilometer. Pulang pergi naik mobil kira-kira tiga jam. Waktu saya sampai di tempat yang saya tuju itu, badan saya terasa gatal seakan ada kutu yang menggigit. Saya cari kutu itu tidak ketemu. Maka sekembali saya di rumah, lalu saya periksa seluruh pakaian saya. Tiba-tiba saya temukan kutu itu berada di ikat pinggang saya.   Cobala...

Puasa Menjauhkan dari 3 Penyakit Ini

Gambar
Dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Pesantren At-Taqwa Depok mengadakan agenda Tarhib Ramadhan untuk semua santri dan keluarga besar At-Taqwa. Agenda tersebut langsung disampaikan Ust. Dr. Muhammad Ardiansyah, selaku Mudir Pesantren. Di dalam pemaparannya, ia menyebutkan hasil tesis dari Prof. Al-Attas, seorang Cendikiawan abad 21 bahwa akar permasalahan umat Islam saat ini adalah Loss of Adab atau hilangnya adab di dalam tubuh umat muslim. Setidaknya ada tiga penyakit yang dilahirkan dari Loss of Adab ini, yaitu Zhalim (ظلم), Dungu (حماقة)dan Gila (جنون). Zalim itu adalah lawan dari adil. Orang zalim adalah orang yang tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya. Salah satu contohnya adalah saat makan. Ketika makan berlebihan, maka secara tidak langsung ia sudah menzalimi diri sendiri. Karena orang tersebut menggunakan tubuhnya di luar batas kemammpuannya. Maka dari itu, puasa ini mendidik kita semua agar tidak berbuat zhalim. Kemudian penyakit dungu. Orang dungu itu a...

Tawakkal dan Pendidikan Anak

Gambar
Di dalam bab Tawakkal, Imam Ghazali menjelaskan bahwa kondisi seorang yang tawakkal itu ialah meyakini, mewakilkan serta menitipkan segala urusannya hanya kepada Allah SWT. Zat Yang Maha Kuasa atas segalanya.  Dia lah tempat sebaik-baiknya memasrahkan segala urusan. Ketika akan mewakilkan sesuatu, kita pasti akan memilih yang terbaik dari yang ada. Tidak mungkin kita mewakilkan sesuatu kepada orang yang tidak bisa dipercaya. Imam Ghazali menyebutkan permisalan orang yang bertawakkal itu seperti seorang yang terkena kasus di dalam suatu persidangan hukum, lalu ia mewakilkan urusannya itu kepada seorang hakim yang ia kenal jujur, adil, hebat, cerdas,dan berpengalaman menyelesaikan banyak kasus. Ketika sudah mewakilkan urusannya itu, pasti dia merasa tenang dan tidak bingung akan hasil akhirnya. Seperti itu jugalah seharusnya seorang hamba dalam menghadapi segala urusan hidup di dunia ini. Ketika sudah berikhtiar dan berusaha sepenuhnya, maka kepada-Nya diserahkan dan diwa...

Hikmah Rasulullah Bertemu Para Nabi Ketika Mi'raj

Gambar
Oleh: Muhammad Ericson Ziad Dalam peristiwa Isra dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW., kita sering mendengar bahwa Nabi bertemu dengan para Nabi-nabi terdahulu ketika sedang Mi'raj atau peristiwa di mana Nabi diangkat ke atas langit, dengan menempuh 7 lapis langit dan ditemani oleh malaikat Jibril. Tentunya setiap peristiwa yang Allah kehendaki tidak ada yang sia-sia, termasuk bertemunya Nabi Muhammad dengan para nabi di setiap lapisan langit yang beliau lewati. Tentunya ada hikmah dan maksud dibalik itu semua. Imam Suyuthi menyebutkan beberapa hikmah tersebut di dalam kitabnya yang berjudul al-Isra Wa al-Mi'raj, al-Ayatu al-Kubro Fii Syarhi Qishoti al-Isra. Namun sebelum itu, harus diketahui terlebih dahulu urutan Nabi-nabi yang ditemui Rasulullah SAW. berdasarkan riwayat-riwayat yang kuat, Langit Pertama: Nabi Adam AS. Langit Kedua: Nabi Isa AS. dan Nabi Yahya AS. Langit Ketiga: Nabi Yusuf AS. Langit Keempat: Nabi Idris AS. Langit Kelima: Nabi Harun AS. Langit Keenam...

Falsafah Pendidikan Tertinggi

Gambar
Selasa malam (21/5) sebagian guru-guru At-Taqwa Depok diajak berkumpul oleh Ust. Dr. Adian Husaini di kantor Yayasan Pondok Pesantren At-Taqwa Depok. Tujuan utama beliau ialah untuk mengembangkan lagi terkait kurikulum pembelajaran bahasa (Arab dan Inggris) di Pondok Pesantren At-Taqwa Depok. Sebelumnya, Pembina Yayasan Pendidikan Islam At-Taqwa tersebut menceritakan kembali terkait sejarah pendidikan di Pondok Pesantren At-Taqwa Depok, dimulai dari Jenjang Shoul Lin, PRISTAC hingga jenjang ATCO (At-Taqwa College). Bahkan saat ini, Pesantren At-Taqwa Depok sudah melakukan kerja sama dengan STID M. Natsir dalam jenjang perkuliahan S1. Selain itu, ketua umum dewan dakwah ini juga menyampaikan bagaimana tantangan pendidikan saat ini yang begitu berat, terutama di pesantren-pesantren. Banyak dari santri-santri yang ketika keluar dari pesantren hilang ruh dan semangat jihadnya dalam berjuang. Banyak dari mereka yang meninggalkan pesantren kemudian masuk ke dunia PTN lupa akan tu...

Bincang Santai bersama Prof. Dr. Ugi Suharto tentang Tasawwuf

Gambar
Di tulisan kali ini, aku ingin menceritakan bagaimana kesanku pertama kali bertemu dan ikut kajian Prof. Dr. Ugi Suharto, M.Ec kemarin lusa, Jumat 2 Desember 2022. Jumat malam itu Ust. Ugi mengisi dalam acara yang diselenggarakan oleh SPI (Sekolah Pemikiran Islam) Indonesia di gedung insists Kalibata. Acara yang bertajuk Tasawwuf Dalam Pandangan Syeikh Ahmad Zarruq dan Prof. al-Attas. Di acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 90 orang peserta, melebihi batas kouta yang telah ditentukan oleh panitia. Bersyukur aku termasuk yang hadir pada malam itu. Walaupun aku sudah sering mendengar tentang ust. Ugi, karena memang beliau adalah salah satu co-founder INSISTS, akan tetapi aku belum pernah sama sekali bertemu dan mendengarkan kajian langsung dari beliau. Sempat terlintas dalam pikiran sepertinya kajian pada malam itu akan membosankan, akan tetapi lintasan pikiran itu hilang ketika aku mendengarkan penjabaran dari ust. Ugi mengenai Tasawwuf. Ia betul-betul menjelaskan Tasawwu...