Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

EKSISTENSI TUHAN

  Saya adalah salah satu mahasiswa di perguruan tinggi negeri yang ada di Jakarta. Nama saya Muhammad Ericson Ziad asli jambi. Saya ingin mencoba berbagi atas apa yang pernah saya alami di kampus terkait eksistensi Tuhan. Tulisan ini juga saya buat sebagai salah satu syarat pendaftaran untuk masuk Sekolah Pemikirian Islam yang berada di Jakarta. Pagi itu cerah sebagaimana hari-hari biasanya, saya sedang belajar kelompok dengan teman sejurusan saya. Tiba-tiba dia menanyakan suatu hal yang membuat saya kaget dan tak percaya. Dia bilang “Son, lu yakin sama tuhan nggak?”. Saya pun  terdiam, menarik nafas dan mencoba untuk tenang sambil mencerna perkataan teman saya  ini. Sambil berusaha menutupi keheranan saya atas pertanyaaan yang dia berikan. Saya jawab “iya percayalah, emang lu nggak?”. Terus dia jawab dengan wajah polos nya “Walaupun gue muslim, tapi sampe sekarang gue masih belum terlalu yakin dengan adanya tuhan son. M...

GHOZWUL FIKRI

                        B erbicara Ghozwul Fikri Sebenaranya bukanlah berbicara mengenai hal baru. Karena Ghozwul Fikri sudah ada sejak lama bahkan ketika sebelum manusia diturunkan ke muka bumi ini. Tulisan ini hanya mencoba untuk membangunkan   umat muslim yang saat ini sedang tertidur pulas. Umat muslim yang saat ini tidak sadar bahwa kita sedang di serang oleh musuh-musuh Allah yang tidak akan pernah berhenti sampai kita mengikuti agama dan jalan mereka. Sebagaimana yang telah Allah sebutkan di dalam Al-Qur’an surah Al-baqarah Ayat 120 bahwa musuh-musuh tersebut ialah Yahudi, Nasrani dan siapa saja yang mengikuti dan membantu langkah-langkah mereka atau sebut saja orang-orang munafik.             Sebelum kita membahas lebih dalam mengenai Ghozwul Fikri alangkah baiknya kita mengenal definisi dan hakikat ...

Bahasa itu Budaya

Suatu kelebihan yang harus disyukuri oleh mahasiswa jurusan Tarjamah bahasa Arab. karena selain kita dituntut untuk memahami seluk beluk teori penerjemahan dan ilmu bahasa arab itu sendiri, kita juga dituntut untuk mempelajari ilmu Linguistik atau ilmu yang mempelajari tentang bahasa. Tidak akan sempurna terjemahan yang kita miliki jika kita hanya memahami salah satu bahasa saja. Karena salah satu syarat kegiatan penerjemahan adalah melibatkan dua bahasa : Bsu dan Bsa. [1] Sehingga mau tidak mau, selain kita harus memahami Bahasa Sumber (B. Arab) kita juga harus memahami teori-teori atau kaidah yang ada di Bahasa Sasaran (B. Indonesia). Berdasarkan itu semua, saya mencoba untuk sedikit membahas mengenai ilmu bahasa itu sendiri atau yang lebih dikenal dengan Linguistik. Akan tetapi, pada kesempatan kali ini saya akan membatasi pembahasan saya hanya berkenaan dengan Bahasa itu adalah budaya ( Al-Lughah Tsaqa:fah ). Sehingga pembahasan ini lebih terfokus mengenai hal tersebut saj...

Belajar buat Laporan

Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta kembali melakukan perkuliahan keduanya yang berlangsung di gedung   AULA INSISTS atau   Institute for the Study of   Islamic   Thought and Civilizations yang terletak di daerah Kalibata, Jakarta Selatan pada hari Rabu (26/9). Salah satu panitia SPI Jakarta membuka acara tersebut pada pukul 18.30 WIB dilanjutkan dengan sesi perkenalan dari mahasiswa-mahasiswa baru angkatan 9 untuk mengisi kekosongan waktu karena Ust. Akmal terjebak hujan besar di Bogor sehingga beliau tidak bisa hadir tepat waktu. Sehingga perkuliahan baru dimulai pada pukul 19.15 - 21.30 WIB termasuk di dalamnya sesi tanya jawab. Perkuliah kedua ini dihadiri oleh 74 orang peserta. Materi yang disampaikan yaitu “Ghazwul Fikri” yang langsung disampaikan oleh Akmal selaku Ketua umum SPI pusat. Akmal menjelaskan hakikat beserta definisi Ghazwul Fikri . Ia menerangkan bahwa ghazwah yang dimaksud disini ialah peperangan atau konfrontasi nyata yang terencana. “K...