Pagi ini, seperti Ahad pagi biasanya, aku menghadiri pengajian rutin yang diadakan oleh RUHI (Rumah Ukhuwah Hujjatul Islam) di rumah ust. Dr. Muhammad Ardiansyah, M.Pd.I. dan bersama beliau. Ada tiga kitab yang kami kaji. Ada kitab Arbain fii Ushuluddin karangan Imam Ghazali, kitab al- Durus al-Fiqhiyyah al-halqh al-rabiah karangan Sayyid Abdurrahman Assegaf dan terakhir kitab Minhajul Abidin karangan imam Ghazali. Pagi ini kita membahas bab ijtihad dari kitab al- Durus al-Fiqhiyyah al-halqh al-rabiah. Ijtihad adalah segala daya dan upaya yang dikerahkan oleh seorang mujtahid untuk mendapatkan suatu hukum syariat. Pintu ijtihad sampai saat ini masih terbuka lebar. Masalahnya tidak sembarang orang boleh berijtihad. Ada syarat-syarat ketat yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang mujtahid, apalagi mujtahid mutlak seperti para imam madzhab. Salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh seorang mujtahid adalah menguasai ilmu-ilmu Al-Qur'an, Sunnah, Ushul fiqh, bahas...
Komentar
Posting Komentar