Bertemu Tuan Guru
Dulu, setamat dari MA saya termasuk dari sekian banyak orang yang ingin sekali untuk melanjutkan kuliah agama di Timur Tengah. Tapi takdir berkata lain, Allah belum izinkan saya buat berangkat. Sempat kecewa, sempat marah, sempat juga suudzon sama takdir yang telah ditetapkan. Tapi saya mencoba untuk ridho dan husnudzon untuk menjalaninya. Mungkin salah satu hikmah dari ridho dan husnudzon yang bisa saya dapatkan saat ini adalah bisa bertemu dengan sosok guru-guru yang berilmu, beradab dan bersanad. Ditambah lagi dikumpulkan dengan orang² baik, para pecinta ilmu dan ulama. Ini salah satu nikmat besar yang saya syukuri hingga hari ini. Karena begitu banyak para penuntut ilmu yang sampai sekarang belum menemukan guru kehidupannya, baik dari segi spiritual, intelektual maupun moral. Akhirnya tanpa bimbingan guru yang benar, semakin banyak ilmu yg ia pelajari bukan semakin mendekatkan dirinya kepada ketaatan. Justru seringkali malah menjauhkan dirinya dari yang Maha dekat dan t...